Pembangunan Perumahan dan Permukiman

Kompleksitas persoalan pembangunan perumahan dan permukiman semakin beragam, ditandai dengan adanya kawasan permukiman kumuh di perkotaan ataupun di perdesaan. Beberapa penyebab persoalan tersebut, adalah rendahnya: kompetensi Sumber Daya Manusia tentang penyelenggaraan perumahan dan permukiman, kapasitas komunitas dalam pengelolaan lingkungan, pemahaman secara komprehensif dari stakeholder, aksi bersama dibidang penyelenggaraan perumahan dan permukiman sesuai amanat Undang-undang.

Undang-Undang RI no.1 tahun 2011 tentang PERUMAHAN dan KAWASAN PERMUKIMAN menyatakan, penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman meliputi kegiatan perencanaan, pembangunan, pemanfaatan, dan pengendalian, termasuk didalamnya pengembangan kelembagaan, pendanaan dan sistem  pembiayaan, serta peran masyarakat yang terkoordinasi dan terpadu. Seluruh aspek diatas melibatkan banyak institusi, lembaga serta masyarakat agar proses penyelenggaraannya sesuai standar untuk mencapai tujuan dan manfaat.

Program Studi Magister Pembangunan Perumahan dan Permukiman Universitas Andalas dibentuk tahun 2009, merupakan Program Magister Pembangunan Perumahan dan Permukiman yang pertama di Indonesia. Prodi ini diawalnya mendapat dukungan infrastruktur, program dan tenaga dosen dari Kementerian Perumahan Rakyat, dan kedepan akan dikembangkan kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum; Transmigrasi dan Tenaga Kerja; Bappenas; dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota; serta Swasta.

 

Read 2045 times