Komunitas Cendikiawan Rimbo Pascasarjana Unand Berbagi Buku di Pelosok Negeri

22 Agustus 2017

Perhatian terhadap upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan mendorong mahasiswa/i Jurusan Pengelolaan Terpadu Sumber Daya Alam (PTSDA), Pascasarjana Universitas Andalas yang tergabung dalam Komunitas Cendikiawan Rimbo (KCR) mengadakan kegiatan “Donasi Buku Untuk Keberlanjutan Hutan”.  Kegiatan ini didukung oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT), Gramedia Toko Buku Padang, dan PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagut Sektor Pengendalian Pembangkit Pekanbaru PLTA Koto Panjang.  Kegiatan ini merupakan kegiatan Perdana sejak KCR terbentuk pada 07 Juni 2017.  Kegiatan yang diluncurkan pada 25 Juli 2017 telah berhasil mengumpulkan lebih kurang 530 buku dari para donator, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. 

Puncak dari kegiatan ini adalah penyaluran buku-buku tersebut kedaerah tujuan yaitu di Nagari Muaro Sungai Lolo, Kabupaten Pasaman.  Nagari Muaro Sungai Lolo merupakan salah satu Daerah Tangkapan Air (DTA) untuk waduk Koto Panjang, yang mensuplai listrik untuk wilayah Pekanbaru.  Ironisnya, Nagari Muaro Sungai Lolo juga merupakan satu dari sekian banyak daerah di Indonesia yang masih belum teraliri listrik dan jauh dari akses terhadap informasi.  Jangankan untuk mengakses internet, sekedar untuk menelpon sanak dan keluarga saja tidak bisa karena ketidaktersediaan jaringan telepon. 

donasi buku

Tim dari KCR berangkat dari Kota Padang pada Rabu (16 Agustus 2017) pagi dengan menggunakan mobil.  Perjalanan yang biasanya dapat ditempuh selama 10 jam harus ditempuh selama 24 jam karena tim terpaksa harus bermalam di tengah hutan akibat mobil yang ditumpangi terjebak di jalan yang licin dan terjal.  Tim akhirnya tiba pada Kamis (17 Agustus 2017) pagi di Nagari Muaro Sungai Lolo, Kabupaten Pasaman.  Setibanya disana tim disambut oleh Sekretaris Nagari yang telah sejak rabu malam menanti.  Bersama pemerintah Nagari dan masyarakat setempat Tim melaksanakan Upacara Bendera untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 72.  Upacara tersebut memberikan kesan mendalam kepada tim.  Ditengah keterbatasan yang ada, masyarakat di Nagari Muaro Sungai Lolo masih melantangkan semangat nasionalisme.  Kutipan dari Presiden ke 35 Amerika Serikat pun menggema “Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu” pada rangkaian amanat inspektur upacara.  Pada upacara ini tim diberikan kesempatan untuk memberikan kata sambutan dan menjelaskan mengenai tujuan kedatangan tim kepada masyarakat setempat.

Setelah upacara tim lalu menyerahkan buku-buku dari para donator kepada Pemerintah Nagari Muaro Sungai Lolo.  Buku-buku tersebut, diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan pengetahuan serta menstimulus partisipasi aktif masyarakat, khususnya dalam pengelolaan hutan dan sumber daya alam.  Seperti yang kita ketahui, saat ini penyelenggara negara (pemerintah) pada semua tingkatan masih mendominasi proses pengambilan keputusan serta kebijakan terkait pengelolaan sumber daya alam. Sedangkan pelibatan masyarakat lokal dan korporasi sebagai pihak yang paling dekat dengan sumber daya alam masih belum efektif.  KCR juga berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh generasi penerus bangsa yang mampu membawa daerahnya untuk dapat mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam secara arif dan bijak dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam.


donasi buku2

link terkait : 

ANTARA NEWS : http://www.antarasumbar.com/berita/210659/kcr-unand-berdayakan-masyarakat-terpencil-lewat-donasi-buku.html

 

Khoirul Anam

 

Read 464 times