Bioteknologi

Perkembangan bioteknologi dalam skala global memperlihatkan kemajuan yang sensasional. Kontribusinya meliputi berbagai aspek dalam bidang kehidupan manusia mulai dari industri, kesehatan, pertanian, peternakan, farmasi, bahkan sosio antropologis dan kriminalitas. Pada sektor industri, bioteknologi telah mampu memperlihatkan kontribusi nyata dalam penciptaan aktifitas industri berbasis biologis atau yang dikenal dengan bioindustri serta penciptaan berbagai jenis lapangan kerja baru. Pada tahun 2001 bioindustri mampu memberikan keuntungan sebesar U$ 34,8 milyar. Sayangnya 97% dari keuntungan tersebut hanya dinikmati oleh tiga negara besar yakni Amerika Serikat, Kanada dan Eropa.

Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai sumber daya alam yang melimpah terutama  keanekaragaman hayati (biodiversity). Dimana  Indonesia menduduki nomor dua terkaya di dunia setelah Brazil, ditambah dengan populasi penduduk yang besar, maka sebenarnya Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk memanfaatkan kemajuan bioteknologi untuk memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat.

Untuk itu perlu kiranya penguatan pemahaman dalam bentuk pendidikan yang secara khusus mendalami bioteknologi, baik secara teknik keilmuan, maupun pengembangan kontribusi dan inovasi untuk menggunakan bioteknologi dalam berbagai aspek kehidupan guna kesejahteraan umat manusia. Bioteknologi merupakan kumpulan dari berbagai bidang keahlian, yakni: biokimia, mikrobiologi, biologi molekuler dan seluler, genetika, embriologi, imunologi, biologi reproduksi dan ahli komputer. Semua orang yang menguasai bidang-bidang ilmu tersebut harus bekerja dalam satu tim. Dengan demikian, aktivitas bioteknologi dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi industri yang telah memanfaatkan bioteknologi. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka sudah sepatutnya Universitas Andalas yang dengan semboyannya “Untuk Kedjajaan Bangsa” mengambil peranan penting dalam pembangunan bangsa dalam bidang pendidikan untuk mengembangkan pemahaman dan aplikasi bioteknologi.

Sistem Penyelenggaraan dan Lama Pendidikan

Pendidikan Prodi Magister Bioteknologi PPs Unand diselenggarakan dengan pola perkuliahan menggunakan sistem kredit semester (sks) dengan beban studi 38-50 sks, termasuk seminar dan tesis, yang tesebar pada 4 semester (2 tahun) dan dapat ditempuh kurang dari 2 Tahun atau dalam waktu yang lebih singkat.

Perkuliahan dan kegiatan akademik lainnya dilaksanakan dengan bimbingan dosen yang bergelar Doktor dan Guru Besar (Profesor). Jadwal perkuliahan dilaksanakan dari hari Senin sampai Minggu di gedung Program Pascasarjana Kampus Unand Limau Manis Padang.

 

Read 1399 times